Dilema terjemahan dalam masyarakat Rusia modern

Dilema terjemahan dalam masyarakat Rusia modern
 oleh : Putu Adnyana

Perkembangan dunia perdagangan dan industri selalu memberikan dampak berbagai perubahan dalam peradaban masyarakat, membawa bentuk-bentuk sosial baru dan stratifikasi pada masyarakat.Pastinya hal ini memicu munculnya berbagai bisnis dan industri, munculnya profesi baru, serta arus urbanisasi. Semenjak era Perestroika (yang dimulai pada tahun 1989 oleh Mikhail Gorbatchev) masyarakat Rusia telah melewati perubahan dramatis yang mempengaruhi situasi politik Rusia, ekonomi berikut kehidupan sosialnya.

Dalam 15 tahun terakhir perilaku masyarakat terhadap hal-hal tertentu secara pelan pelan telah berubah namun mendalam. Dimana Kami menjadi  begitu terbiasa dengan hal hal baru yang sulit untuk bisa dipercaya,dulunya sangat berbeda sekali.

Seiring  kedatangan abad ke-21 ,masyarakat Rusia telah mengalami perubahan di bidang ekonomi, hukum, teknologi dan masalah lainnya yang mempengaruhi kehidupan masyarakat sehari-hari.Perubahan sosial tidak terkecuali juga menuntut perubahan dibidang kebahasaan.

Orang Rusia dalam kesehariannya terbiasa menggunakan istilah tertentu tanpa mempertimbangkannya kembali “istilah” seperti:

mesin -ATM (банкомат); deposit (депозит); akun (счет); kontrak (контракт); download (загружать); dll “

Istilah dalam perkembangan dunia internasional terus bertambah sebagai konsekuensi munculnyaa sosial ekonomi baru.Lebih dari 10 tahun penulis telah menyaksikan bagaimana munculnya  sejumlah neologisme,baik dari segi istilah yang sama sekali baru maupun  istilah biasa digunakan dengan makna yang berbeda.

Pada masyarakat yang memiliki latarbelakang yang berbeda ini dapat menciptakan makna yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakatnya. Dalam kehidupan masyarakat Rusia muculnya istilah yang berkaitan dengan bidang ekonomi dan komputer dapat diamati. Sebagian besar Rusia meminjam istilah-istilah ini dari bahasa negara-negara yang memiliki  tradisi lama sejarah kapitalistik dan teknologi (sebut saja Amerika Serikat, misalnya), berpengaruh untuk menggunakan kata-kata bahasa Inggris dan ekspresi sebagai perbendaharaan kata. Meskipun beberapa dari istilah pinjaman ini sebenarnya bisa ditemukan dalam  bahasa Rusia, namun istilah bahasa Inggris lebih banyak digunakan oleh masyarakat, ini adalah sebagai bukti lebih lanjut akibat  perubahan sosial yang terjadi di negeri ini  ( hal yang  yang sama terjadi di masa perang dingin) .

Tidak diragukan lagi dunia terjemahan merupakan sebuah fenomena sosial.Pilihan penerjemah tidak hanya dipengaruhi oleh teks bahasa sumber dan segmen pembaca, tetapi juga oleh masa darimana penterjemah berasal.Dalam proses menerjemahkan dengan target pembaca modern perlunya untuk mempertimbangkan tradisi kreatif, norma-norma sastra dan kebiasaan yang akrab bagi pembaca masyarakat tertentu.

Saat ini, karena berbagai perubahan politik dan ekonomi yang dinamis serta pertumbuhan teknologi, bahasa Rusia telah menyerap banyak istilah,dimana sangat cepat bermigrasi dari kalangan neologisme untuk istilah kata yang akrab  dan sering digunakan.

Beberapa kata berikut ini (istilah komputer, misalnya) tidak memiliki padanan kata yang  pas dalam bahasa Rusia,banyak dari kata-kata ini sudah ada dalam bahasa rusia ( sudah begitu dipahami ) Misalnya, kata benda seperti : merek, merger, summit,default,deposit, situs, spam, tuner, web surfing dan kata sifat seperti: lokal, kreative, top,sudah dianggap akrab dalam bahasa Rusia, sesungguhnya “istilah asing baru “ biasanya disukai atau kecenderungan pemakaiannya diawali oleh pihak media massa.

Fakta ini dapat menjelaskan bahwa istilah serapan sering memiliki semantik “kekompakan,” sedangkan makna setara dalam bahasa Rusia memiliki karakter deskriptif dan dalam beberapa kasus dimana seluruh kalimat harus digunakan.Jadi seorang Penerjemah harus memutuskan  apakah memilih menggunakan” istilah populer ” asing ataukah menggunakan kata setara yang sudah ada dalam bahasa.Penerjemah dari “generasi baru” memilih untuk tidak menerjemahkan apa yang disebut- Amerikanisme atau pengaruh Amerika contohnya nama makanan asing, karena nama-nama tersebut sudah akrab bagi msyarakat dari semua negara, dan tidak lagi menjadi suatu keharusan bagi “seorang penerjemah untuk selalu menemukan terjemahan dari kata tersebut dalam bahasa target apalagi jika ini malahan menghilangkan kualitas arti kata yang dimaksud .Hal ini disebut terjemahan yang berlebihan.

Terjemahan yang berlebihan maksudnya  terjemahan yang gagal mengeksotis atau memberikan makna baru ,misalnya menggunakan istilah dari bahasa sumber kedalam text bahasa sasaran pada tingkat yang bisa dimengerti..Penerjemah yang dididik pada era 60an, 50an dan sebelumnya sangat meyakini bahwa istilah asing harus dihindari, terutama jika terjemahan dari istilah tersebut masih bisa ditemukan  dalam bahasa sasaran: “Pada kasus yang sangat langka, menggunakan istilah asing hanya bila benar-benar diperlukan sebagai alur cerita dari karakter untuk,karena ungkapan dalam bahasa Rusia selalu lebih baik dan lebih tepat. Hal ini berlaku untuk surat kabar dan majalah, dan seratuskali lebih penting dalam fiksi.

Sehingga muncul suatu kriteria baru terhadap sebuah terjemahan memadai mempengaruhi terjemahan fiksi.Itulah sebabnya terjemahan baru dari sebuah novel yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia muncul baru-baru ini. Yang paling populer adalah terjemahan dari novel F.S. Fitzgerald “The Great Gatsby” dan “Tender Night.” Kecenderungan umumnya adalah seringnya penggunaan anglicismsn ( pengaruh Ingris) pada hasil terjemahan (bahasa sasaran),padahal kata itu tidak ada dalam text aslinya.

Now it has become a summer resort of notable and fashionable people; in 1925 it was almost deserted after its English clientele went north in April; only the cupolas of dozen old villas rotted like water lilies among the massed pines” .Ungkapan “ a summer resort of notable and fashionable people ” dalam bahasa Rusia bermakna “berbagai jenis  bungalow telah dibangun” ( Это сейчас тут понастроили много разных бунгало). Tanpa alasan yang jelas,Penerjemah menggunakan “ fashionable ” kata “bungalow“, yang bahkan tidak ada dalam teks asli bahasa Inggrisnya. Contoh lain mungkin termasuk inkonsistensi menerjemahkan berikut (” fraternity” diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia setara dengan ” perusahaan mahasiswa“; ” market umbrella ” diterjemahkan sebagai ” huge tent “).Dalam semua kasus persamaan arti dalam bahasa Rusia dapat digunakan (seperti dalam terjemahan sebelumnya oleh E.D. Kalashnikova).

Ada juga sejumlah kata-kata sehari-hari dan ekspresi tidak perlu digunakan dalam terjemahan baru:

café” diterjemahkan sebagai “kafeshka” (bentuk diminutive dari café);

specious reasoning” diterjemahkan “tufta” ( kata keseharian berarti ” omong kosong “);

horse-trader” as “torgash” ( kata lain dari ejekan “merchant“, bisa diartikan  “torgovets” atau dalam versi Kalashinkovanya, “barishnik”);

world’s bazaar” setara dengan “world market” (kedengarannya jauh lebih bagus dalam terjemahan Kalashnikova  artinya  “kehidupan yang adil “—”jarmarka zhizni“).

Satu-satunya tren positif dalam filosofi terjemahan baru adalah bahwa, sebagai ganti atas generalisasi atau menghilangkan gagasan tertentu (yang tidak ada dalam masyarakat Soviet), makna khusus dan tepat bisa digunakan: “terrier” kini hadir dalam bahasa Rusia, meskipun dalam terjemahan pertama itu harus diterjemahkan sebagai “little dog” (pjosik); “cauliflower” harus diterjemahkan sebagai “kubis“. Namun Penggunaan kata benda ini dimungkinkan berkat transformasi ekonomi di pasar Rusia, bukan karena kemahiran penerjemah.

Terjemahan pertama dari novel sebelumnya yang tidak diterbitkan di Rusia  karena sejumlah alasan misalnya, juga muncul  deskripsi eksplisit seksualitas,. novel John Updike, yang dikenal karena “gaya pointillist”  diisi dengan deskripsi realistis tajam, baru-baru ini telah tersedia bagi pembaca Rusia. Secara keseluruhan, kualitas artistik gaya Updike ini tidak hilang dalam versi terjemahannya.Sayangnya, pada bagian tertentu terjemahannya sangat tidak jelas dan sejujurnya efek yang dihasilkan oleh versi asli tidak sama dengan versi terjemahan.Dalam “Rabbit, Run“,novel paling terkenal milik Updike ini, ada contoh ketika karakter wanita tampak kurang menarik dalam versi Rusianya  dibandingkan versi aslinya.Istri kelinci,yang dibandingkan dengan gundiknya,digambarkan sebagai “sosok “misterius, seorang istri perawan yang muram  sementara dalam versi terjemahan Rusia berubah menjadi “tidak bisa dimengerti, cemberut dan acuh tak acuh” (непонятной, угрюмой, безучастной ко всему глыбой) .Dengan jelas si Penerjemah “menerangkan” sisi Gundik dalam situasi ini. Gundik yang sama, ketika si Kelinci berpikir untuk balik padanya,dengan meminta how would you support me ?” dalam bahasa Rusia frase gaya yang biasa  ini sebaliknya memilik makna ungkapan yang vulgar dan kasar,yang malahan artinya on what a fig would you feed me ?  (Na kakie shishi ti budesh ‘menja kormit’) .

Referensi yang kami miliki tentang fenomena tertentu tidak selalu dipertimbangkan. Ketika menjelaskan Springers penulis komentar pada beberapa kualitas mereka, yang “benar-benar menyatu ke dalam strategi kehidupan kelas menengah.”

Dalam bahasa rusia “strategi kehidupan kelas menengah”menjadi “petit borgeois way of life                          ( мелкобуржуазный образ жизни) sebuah ungkapan yang memiliki konotasi yang sangat negatif dimata pembaca Rusia.Entah bagaimana, dalam situasi lain, ungkapan agak emosional dalam versi Inggris digantikan dengan kata-kata yang biasa saja dalam terjemahan bahasa Rusia. Dalam kalimat “The reason Fosnacht keeps getting Billy all this expensive crap is probably he feels guilty for leaving him”  kata ” crap “ = omong kosong” yang menunjukkan sisi negative kelinici berkebiasaan menghina terhadap hal yang disampaikan yang diterjemahkan dengan kata benda ” things” (shtuki ), maka maksud yang ingin disampaikan secara menyeluruh dalam cerita ini tidak didapatkan.

Ahli bahasa Rusia,meyakini hal terpenting untuk mendapatkan fungsi komunikasi terbaik dari proses terjemahan,adalah hanya dengan cara memperhatikan kualitas terjemahan yang  diterbitkan.Mungkin ini adalah salah satu alasan mengapa begitu banyak artikel yang diterbitkan sebenarnya dengan tujuan untuk membantu masalah Pragmatik kebahasaan. Pragmatik kebahasaan menekankan perlunya menafsirkan situasi serta menganalisa kemungkinan komunikatif bagaimana hal itu dapat diterima oleh mereka yang terlibat dalam proses komunikatif, ini sebagai landasan dasar  untuk interaksi manusia.Hasil terjemahan yang dimunculkan dalam kerangka Pragmatik kebahasaan,berkonsentrasi bukan pada makna semantik dari teks bahasa asal , tapi pada tujuan komunikasinya.

Pertanyaan mengenai kualitas terjemahan mendorong linguistik terapan ke tahap baru sebuah pekembangan (karena ini termasuk ilmu terjemahan).Pendapat bagaimana menggunakan berbagai neologisme dan istilah asing ke dalam bahasa Rusia telah menghidupkan kembali kemajuan dunia Leksikografi– yaitu pengetahuan tentang kompilasi kamus.Kamus online jauh lebih bagus baik bagi yang sudah mahir maupun pemula.Dikarenakan kamus online dapat diperbarui secara berkala, Pengguna tidak akan menemukan masalah tentang kosa kata usang, yang masih terdapat dalam database, tetapi dengan penanda yang diperlukan. kosakata khusus semestinya ditandai dan semua kombinasi yang memungkinkan  terdapat dalam database, misalnya kata benda “balance” memiliki banyak arti yang berkaitan dalam bidang yang berbeda seperti penerbangan, industri otomotif, perbankan, biologi, pertambangan, pembukuan, dll, tapi hyperlink membawa pengguna ke makna yang diperlukan dalam hitungan detik.

Oleh sebab itu pada abad ke-21, ketika komunikasi yang efektif telah mempengaruhi pusat kehidupan profesional kita, pentingnya menemukan cara yang lebih baik dalam menerjemahkan semakin diperhatikan.Seiring globalisasi dan pembentukan perusahaan-perusahaan transnasional,munculah kriteria baru bagaimana sebuah karya terjemahan dianggap memadai.Dengan memperkenalkan istilah neologisme dan istilah asing kedalam terjemahan artikel dari majalah dan jurnal ilmiah bisa dipandang sebagai sebuah pendekatan modern dan lebih “open-minded” ; Namun demikian seorang penerjemah mesti sangat berhati-hati agar tidak kebanyakan fiksi melalui penggunaan istilah asing yang sebenarnya tidak perlu. Penting untuk diingat siapa sebagai target pembaca serta apa efek komunikasi yang diharapkan atas terjemahan ini.Perdebatan tentang anggapan terjemahan yang lebih pas menciptakan tahapan baru perkembangaan terapan kebahasaan dan ilmu kebahasaan lainnya, khususnya pencapaian kualitas komunikasi yang lebih baik di dunia modern menjadi hal yang semakin dan semakin diperhatikan.

 

Artikel ini diterjemahkan dari teks asli,karya : Irina Khutyz

 

Leave a Reply