5 Polyglot yang menginspirasikan Anda untuk belajar bahasa Rusia versi Russian Centre Bali

oleh : Putu Adnyana
Russian Centra Bali

 

Polyglot merupakan julukan yang diberikan kepada seseorang yang mampu menguasai lebih dari 4 bahasa asing. Kami mencoba untuk memeperkenalkan kepada Anda 5 nama dari sekian banyaknya tokoh polyglot Dunia.Kami mencoba memilih yang terbaik sesuai kriteria Kami,termasuk didalamnya ketersedian videonya di youtube agar Anda nanti bisa cari tahu sendiri lebih lanjut sosok yang Anda kagumi sebagai seorang inspirator dalam language learning.

 

1.Gayatri Wailissa

Merupakan seorang Polyglot termuda kebanggan Indonesia.Saat berusia 16 tahun dan duduk di kelas 2 SMA,Gayatri telah menguasai berbagai macam bahasa,diantaranya: bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, dan India, Rusia dan bahasa Tagalog.

Keterbatasan ekonomi  tidak menyurutkan langkah anak kedua dari 3 bersaudara dari pasangan seorang tokoh religius Deddy Darwis Wailissa ini untuk memiliki kemampuan menakjubkan di bidang linguistik,Diapun tidak hanya piawai menjadi pembicara di berbagai konferensi tingkat internasional Namun juga berprestasi di bidang lainnya diantaranya juara medali perunggu Olimpiade Sains Astronomi 2012 serta Duta Tunas Muda Pemimpin Indonesia 2013. Di waktu luangnya, Gayatri juga aktif diberbagi bidang diantaranya adalah instruktur teater, penyiar radio, penerjemah bahasa, dan bahkan menulis berbagai karya sastra.
“Belajar bisa dimana saja dan berguru kepada siapa saja “.Konsep inilah yang membuatnya  menguasai 14 bahasa asing tanpa mengikuti kursus.Wanita keturunan Bugis yang tinggal di Jl Sultan Babula Waihaong, Kota Ambon ini  belajar bahasa asing dari menonton film asing dan mendengarkan lagu-lagu asing serta melatih kemampuan berbahasanya memlaui media skype dan chat room.

 

2.Steve Kaufman

Terlahir di daerah berbahasa Inggris dari Montreal,Kanada sampai usia tujuh belas tahun sebelum melanjutkan kuliah di L’Institut d’Etudes Politiques di Paris, Prancis (1966),
Dia hanya menguasai bahasa Inggris.

Memang sebagian besar kehidupan dewasanyaa,telah tertarik pada bahasa, sejarah, wisata, musik, baik makanan dan anggur, dan olahraga, yang Ia nikmati dengan teman-teman dan keluarga.

Justru sejak usia 55 tahun, Mantan diplomat Kanada ini menujukkan kegilaannya belajar bahasa dan ini telah memperkaya semua kegiatan lainnya.Hari ini Ia dapat berbicara dalam 15 bahasa,dan masih bertekad untuk menambahkan lebih banyak.

Steve mendirikan The Linguist Institute Ltd pada tahun 2002 untuk mengembangkan pendekatan baru dalam belajar bahasa dengan menggunakan web. Salah satu produknya adalah LingQ System,  sebuah pendekatan untuk belajar beberapa bahasa – sekarang tersedia dalam versi Beta. Melalui blog Ia  berbagi kegiatan,pengalaman belajar bahasa, sehari-hari serta alat dan sumber daya yang saya anggap berguna untuk keberhasilan pembelajaran..

 

Menurutnya bahwa belajar bisa menyenangkan dan efektif dengan pendekatan yang tepat dan sikap

 

3.Stuart Jay Raj

Stuart Jay Raj adalah seorang polyglot yang mengkhususkan diri dalam bahasa dan dialek di Asia Tenggara dan Cina.Mampu menguasai lebih dari 13 bahasa asing dengan sangat lancar dalam berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis termasuk dialek Cina, Spanyol, Indonesia, Thailand, Denmark dan Sign Language.Tidak itu saja,Iapun sangat fasih lebih dari 15 bahasa asing  lain ,baik modern maupun kuno serta mahir dalam beberapa bahasa komputer.

Ia meraih gelar pada bidang Cognitive dan Linguistik Terapan dari Griffith University serta telah menjadi ahli dalam bidang penguasaan bahasa .Dengan latar belakang pengetahuan bahasa Sanskerta, Khmer, Laos dan berbagai dialek Cina dan bahasa minoritas telah membantunya untuk menyajikan perspektif yang menarik dan unik agar bahasa Thai mudah untuk dipelajari dan dimengerti.

 

Berkat ini jugalah  yang  menjadikannya seorang profesional sebagai interpreter  di Thailand, Mandarin, Kanton, dan Indonesia.Selain sangat terkenal sebagai bintang tamu pada acara – acara televisi di berbagai wilayah dalam beberapa bahasa termasuk bahasa Inggris, Thai, Bahasa Indonesia dan Mandarin Cina,Iapun termasuk sebagai tim penerjemah resmi untuk Miss Universe serta aktif memberikan pelatihan bahasa dan budaya bagi perusahaan multinasional.

 

 

 

4.Timoty Doner                  

Kepopulerannya dimulai saat sebuah video yang diunggah,memamerkan kefasihannya berbicara dalam 20 bahasa yang berbeda seperti Prancis, Spanyol, Italia, Jerman, Arab, Cina, Jepang, dan Latin dll berturut-turut tanpa jeda.Dia juga fasih berbicara isiXhosa (bahasa resmi Afrika Selatan),Wolof (Gambia, Swahili, dan Ojibwe),bahasa asli Amerika, Yunani kuno, dan Pashto.Kemampuannya ini dikenal dengan nama polyglot, mampu berbicara dalam pelbagai bahasa.

Ketidaksengajaannya menjadi polyglot bermula ketika ia tertarik dengan musik hip-hop Israel. Kemudia ia belajar Bahasa Ibrani.Tak perlu menunggu lama, enam bulan kemudian ia fasih berbicara dalam bahasa tersebut. Menariknya lagi, bahasa-bahasa lainnya ia pelajari dari aplikasi iPhone dan buku.Dan kini Ia menguasai 23 bahasa asing.Baginya,belajar bahasa asing bisa membantu memahami orang lain.

Dalam waktu dekat, pemuda yang berdomisili di New York AS, ini  akunya ingin belajar Bahasa Sudan dan Melayu.Sayangnya Ia kurang berminat mempelajari Bahasa Indonesia.

 

 

5.Richard Simcott

Pada masa kecilnya di Chester ,kota kelahirnya Ia sangat terpesona oleh bahasa asing beserta aksennya. Iapun  mencoba untuk meniru apa yang orang lain katakan.Ini berlanjut di lingkungan sekolah hingga belajar berbagai bahasa dari siapa saja yang bersedia untuk mengajarinya sesuatu yang baru dan akhirnya mulai membeli buku-buku berbahasa asing. Siapa yang menyangka akhirnya dia telah mempelajari lebih dari 30 bahasa dan saat ini merupakan salah satu hyperpolygots terkemuka Inggris.
Ia merupakan tipe pembelajar yang ulet ,Baginya ,belajar merupakan kewajiban seumur hidup selagi tubuh masih memungkinkan

Focus belajar bahasa dilakukan dari satu atau dua jam hingga delapan jam sehari  bahkan  tidak tanggung tanggung  berangkat  ke luar negeri untuk memperdalam bahasa  yang telah dipelajarinya. Misalnya  kursus Islandia intensif, diikuti seminggu di Kepulauan Faroe, mengambil beberapa Faroe kemudian  di Polandia, mencoba untuk meningkatkan kemampuan bahasa Polandianya, bahkan melanjutkan studi Cina di Universitas Dalarna. Ketika di rumah pria yang didaulat sebagai duta besar Goethe Institut untuk multibahasa  ini berbicara Macedonia dengan istri dan bahasa Inggris, Perancis, Jerman dan Spanyol dengan  putrinya.

Keahlian bahasa yang dimiliki oleh laki laki yang identik dengan kepala plontos ini sudah banyak didedikasikan  pada proyek- proye multi-bahasa dan multi-nasional sebagai konsultan bahasa.
Iapun juga  mengajar sejumlah bahasa untuk orang di seluruh dunia di berbagai usia, dari bayi hingga manula. Ini juga banyak menyumbangkan ide untuk menulis tentang belajar bahasa dari berbagai kemampuan, tingkat pembelajaran dan tipe kepribadian dimana baginya dalam belajar bahasa tidak ada satu  satunya cara yang terbaik untuk semua orang. Saat  tercatat sebagai pendiri Konferensi Polyglot.

 

Leave a Reply